Artikel

Gaya Belajar Individu dengan Autisme

Setiap individu mempunyai gaya tersendiri dalam upayanya mencerna informasi secara efektif. Pada umumnya kita belajar melalui indra penglihatan, perabaan dan atau pendengaran. Kita juga punya aneka gaya dalam mengingat. Ada individu yang lebih ingat fakta daripada orang lain. Ada yang lebih suka detil, sementara oranglain tidak suka pada detil. Bagaimana dengan individu autisme ?

Beberapa gaya belajar yang dominan pada diri mereka menurut Sussman

1. Rote Learner

Anak yang memakai gaya belajar ini, cenderung menghafalkan informasi apa adanya, tanpa memahami arti simbol yang mereka hafalkan. Kelebihan : Daya ingat baik, dapat mengingat informasi.

Contoh : Anak dapat mengucapkan huruf dengan baik secara urut atau melengkapi urutan abjad yang tidak lengkap, tetapi sesungguhnya tidak tahu bahwa bila huruf itu digabung dengan huruf lain akan mengandung makna.  Contoh lain anak dapat menghafalkan angka tapi tidak tahu bahwa simbol itu mewakili jumlah benda.

2. Gestalt Learner

Anak menghafalkan kalimat-kalimat secara utuh tanpa mengerti arti kata per kata yang terdapat pada kalimat tersebut.  Anak belajar dengan mengulangi seluruh kalimat. Dia ingat seluruh kejadian, tetapi sulit memilah mana yang penting dan mana yang tidak. Kelebihan : Seperti gaya belajar Rote Learner Anak ini juga memiliki daya ingat yang baik, dapat mengingat informasi.

Contoh: Anda berikan mainan karet yang biasanya dimainkan sambil mandi dan mengatakan “letakan di air”, ia akan dapat melakukannya. Tetapi bila Anda berikan mainan yang sama lalu mengatakan “letakkan di rak mainan” dia akan tetap meletakkannya di air.

3.Visual Learner

Anak dengan gaya belajar “visual” senang melihat-lihat buku atau gambar atau menonton TV dan umumnya lebih mudah mencerna informasi yang dapat mereka lihat. Kelebihan : Mudah memahami dan mengingat berbagai hal yang dilihat atau dipegang.

4.Hands-on Learner

Anak yang belajar dengan gaya ini, senang mencoba-coba dan biasanya mendapatkan pengetahuan melalui pengalamannya. Kelebihan : Mudah memahami berbagai hal yang dialami.

Contoh : Mulanya dia tidak tahu apa arti kata “buka” tetapi sesudah Anda letakkan tangannya di pegangan pintu dan membantu tangannya membuka sambil Anda katakan “buka”, dia segera tahu bahwa bila Anda katakan “buka” berarti dia ke pintu dan membuka pintu itu. Anak-anak ini umumnya senang menekan-nekan tombol, membongkar mainan dsb.

5.Auditory Learner

Anak dengan gaya belajar ini senang bicara dan mendengarkan orang lain bicara. Dia mendapatkan informasi melalui pendengarannya. Jarang sekali anak autis bergantung sepenuhnya pada gaya ini dan biasanya menggabungkannnya dengan gaya lain.

 

Tinggalkan Komentar

Jadi yang pertama berkomentar!

Notifikasi
avatar
wpDiscuz